TNI Soal Kematian Serda Ahmad Muzamil Fariza: Dada Dipukul 3 Kali
Dovana Hasiana
16 September 2026 14:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pusat Polisi Militer TNI AU (Puspomau) merilis fakta penyebab kematian Sersan Dua Ahmad Muzamil Fariza (Serda AMF) pada 9 September lalu. Berdasarkan data keterangan medis dan pemeriksaan saksi, Ahmad sempat mendapat tiga pukulan keras ke bagian dadanya sebelum pingsan dan dinyatakan meninggal dunia.
"Sekitar pukul 23.45 WIB setelah dilakukan penanganan oleh pihak IGD [RS UIN Syarif Hidayatullah], korban atas nama Serda Ahmad Muzamil Fariza dinyatakan meninggal dunia," kata Komandan Puspomau Marsekal Muda Daan Sulfi dikutip, Rabu (16/09/2026).
Menurut dia, awalnya terjadi kesalahpahaman antara Serda MTS yang meminta bantuan pengurusan administrasi kepada juniornya Serda RP di bagian Administrasi Urusan Tata Usaha Setdis Dispsiau Lanud Halim Perdanakusuma. MTS disebut marah karena RP menutup sambungan teleponnya secara tak sopan.
MTS kemudian memanggil Serda RP dan dua rekannya yang juga bertugas di bagian yang sama yaitu Ahmad dan Serda ZN ke belakang Mes Galaksi Lanud Halim Perdana Kusuma sekitar pukul 21.05 WIB. Di lokasi tersebut, MTS menghukum Ahmad, RP, dan ZN untuk melakukan push up dan sit up sebanyak 100 kali.
Pada pukul 21.40 WIB, tiga rekan seangkatan MTS turut datang ke lokasi yaitu Serda JM, Serda MAD, dan Serda AH. Serda JM kemudian mulai memukul Ahmad yang dianggap paling senior dibandingkan ZN dan RP. Dia mengklaim, sebagai paling senior, Ahmad seharusnya bisa menasehati dan mengajarkan perilaku yang sopan kepada juniornya yaitu ZN dan RP.
































