Logo Bloomberg Technoz

The Fed Kerek Suku Bunga Jadi 4%, ke Mana Arah IHSG?

Muhammad Julian Fadli
16 September 2026 08:55

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Rabu 16 September 2026, berpotensi melanjutkan tren turun, dibayangi sejumlah sentimen yang menekan termasuk antisipasi kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25bps menjadi 3,75%–4,00%.

Pada perdagangan saham kemarin Selasa (15/9/2026), IHSG ditutup di zona merah dengan mencatatkan pelemahan tipis 73,54 poin (1,13%) hingga menutup perdagangan di posisi terendahnya intraday 6.461.

Analisis Teknikal IHSG pada Rabu 16 September (Riset Bloomberg Technoz)

Secara teknikal IHSG berpotensi melanjutkan tren pelemahan menuju area support pada trendline garis putih ke area 6.390. Setelah perdagangan sebelumnya, IHSG break support kuat dengan tekanan amat tinggi pada time frame daily, bila tren bearish terus berlanjut support selanjutnya 6.350 hingga 6.300.


Sedang untuk resistance pertama ada pada level 6.580 dengan catatan IHSG solid dan rebound dari support tersebut. Hingga melanjutkan kenaikan menuju 6.640 sampai dengan 6.700 sebagai resistance terkuat yang menarik dicermati. 

Sentimen pada perdagangan hari ini utamanya datang dari global. Investor bersikap siaga menjelang keputusan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/The Fed) pada pertemuannya 17 September, atau dini hari nanti.