Kemenpar Perkuat Pemulihan Destinasi Wisata Terdampak Bencana
Dinda Decembria
11 September 2026 13:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah untuk mempercepat pemulihan destinasi wisata yang terdampak bencana alam. Keselamatan wisatawan, kejelasan informasi, dan pemulihan aktivitas pariwisata menjadi prioritas.
"Bagi kami, pembukaan kembali destinasi harus selalu mempertimbangkan kesiapan kawasan dan keselamatan wisatawan. Ke depan, koordinasi lintas kementerian dan pengelola destinasi perlu terus diperkuat, termasuk mitigasi kebakaran dan pengelolaan risiko pada musim kering," ujar Wamenpar, Ni Luh Puspa, dikutip Jumat (11/10).
Sejumlah destinasi terdampak bencana sepanjang 2026, di antaranya kawasan Bromo-Tengger-Semeru akibat kebakaran hutan, Labuan Bajo dan Flores akibat gempa bumi 7,7 magnitudo, serta Desa Adat Sade di Lombok yang mengalami kebakaran.
Untuk Bromo, Kemenpar berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan sebagai pengelola kawasan. Setelah penanganan kebakaran dilakukan, kawasan wisata Bromo telah kembali dibuka dengan tetap mempertimbangkan kesiapan kawasan dan keselamatan wisatawan.
Sementara di Labuan Bajo dan Flores, Kemenpar berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), asosiasi, dan pelaku industri untuk mempercepat pemulihan. Aktivitas pariwisata di Labuan Bajo telah kembali berjalan dan Taman Nasional Komodo serta Pulau Padar juga telah dibuka kembali.

































