“Apabila tekanan jual terus mereda, maka rendahnya kepemilikan asing pada sejumlah saham likuid utamanya, dapat membuka ruang bagi kembalinya minat investor asing secara lebih deras,” papar Sufianti, Senin (7/9/2026).
Hal ini penting karena emiten saham bank-bank besar merupakan salah satu pintu masuk terbesar dan paling likuid bagi dana asing berinvestasi di pasar saham Indonesia. Dengan demikian, kembali masuknya dana asing ke sejumlah bank besar merupakan sinyal positif awal atas kembalinya minat investor asing ke pasar saham secara keseluruhan.
Senada, Tim Riset BRI Danareksa Sekuritas menuturkan IHSG yang menguat 1,82% point–to–point pada minggu lalu sejalan dengan net buy investor asing yang mencapai Rp2,3 triliun. Melonjak lebih dari delapan kali lipat dibanding pekan-pekan sebelumnya.
“Penguatan terutama ditopang akumulasi saham big banks, sementara meredanya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed turut memperbaiki sentimen eksternal,” terang Tim Riset BRI Danareksa dalam catatan terbarunya.
Berikut 10 saham dengan nilai net buy beli bersih terbesar, berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Agustus–awal September:
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Rp2,57 triliun
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp1,97 triliun
- PT Timah (Persero) Tbk (TINS) Rp1,01 triliun
- PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) Rp552,98 miliar
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) Rp499,75 miliar
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) Rp359,05 miliar
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp282,87 miliar
- PT Indofood CBP Tbk (ICBP) Rp270,88 miliar
- PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) Rp244,71 miliar
- PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) Rp203,41 miliar
Sementara itu, berikut adalah 10 saham dengan net sell pada Agustus–awal September:
- PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp1,2 triliun
- PT Astra International Tbk (ASII) Rp964,93 miliar
- PT Indosat Tbk (ISAT) Rp820,4 miliar
- PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) Rp787,38 miliar
- PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp648,32 miliar
- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) Rp528,37 miliar
- PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Rp355,68 miliar
- PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Rp263,54 miliar
- PT Buana Listya Tama Tbk (BULL) Rp253,39 miliar
- PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp242,8 miliar
(fad/aji)































