Logo Bloomberg Technoz

Harga Emas Naik 2 Hari Beruntun, Saatnya Jual atau Beli?

Hidayat Setiaji
04 September 2026 07:26

Emas batangan dipamerkan dalam acara peluncuran bank emas batangan di Jakarta, Rabu (26/2/2025). (Muhammad Fadli/Bloomberg)
Emas batangan dipamerkan dalam acara peluncuran bank emas batangan di Jakarta, Rabu (26/2/2025). (Muhammad Fadli/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga emas dunia melesat pada perdagangan kemarin. Kabar dari Amerika Serikat (AS) jadi pengungkit harga sang logam mulia.

Pada Kamis (3/9/2026), harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 4.473,6/troy ons. Melonjak 1,96% dari hari sebelumnya,

Harga emas pun genap naik dua hari beruntun. Selama dua hari tersebut, harga terangkat hampir 4%.


Pelemahan nilai tukar dolar AS jadi ‘jamu’ kuat bagi emas. Kemarin, Dollar Index (yang mencerminkan posisi greenback di hadapan enam mata uang utama dunia) melemah 0,62% ke 98,969, terendah sejak 25 Agustus.

Emas adalah aset yang dibanderol dalam dolar AS. Depresiasi mata uang Negeri Paman Sam akan membuat emas jadi menarik buat investor yang memegang mata uang lain.