Didesak Trump, Korsel Disebut Kaji Pengerahan Militer ke Hormuz
News
04 September 2026 11:10

Soo-Hyang Choi - Bloomberg News
Bloomberg, Korea Selatan (Korsel) mulai melakukan persiapan untuk kemungkinan mengerahkan kapal penunjang angkatan laut dan pasukan ke Selat Hormuz, menurut laporan media lokal. Langkah ini dilakukan ketika Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meningkatkan tekanan terhadap sekutu AS tersebut karena dinilai kurang memberikan dukungan dalam perang melawan Iran.
Pemerintah Seoul bulan lalu memberi tahu Washington bahwa pihaknya bersedia mengirim kapal angkatan laut dan pesawat patroli maritim, serta mulai mempersiapkan proses untuk meminta persetujuan parlemen, demikian dilaporkan surat kabar Chosun Ilbo pada Jumat (4/9) tanpa menyebutkan sumber. Sekitar 150 personel militer akan dibutuhkan untuk mengoperasikan kapal dan pesawat tersebut, tambah laporan itu.
Secara terpisah, stasiun televisi lokal SBS melaporkan bahwa Korsel tengah berunding dengan sejumlah negara terkait pelabuhan persinggahan dan pangkalan operasi untuk rencana pengerahan pasukan ke Hormuz. Laporan itu mengutip seorang pejabat senior militer yang tidak disebutkan namanya. Pemerintah juga dapat mengajukan permohonan persetujuan parlemen paling cepat bulan ini, tambahnya.
Kantor kepresidenan Korsel menyebut laporan mengenai pengerahan pasukan ke Hormuz dalam waktu dekat sebagai tidak akurat. “Belum ada keputusan yang dibuat terkait hal ini,” kata Gedung Biru dalam sebuah pernyataan.






























