Pernyataan Bessent sejalan dengan kesediaan pemerintahan AS untuk menekan Ukraina sekaligus mendekati Rusia dalam upaya mengejar potensi kesepakatan diplomatik guna mengakhiri perang. Bessent bertemu dengan Menteri Keuangan Rusia Anton Siluanov dalam sebuah pertemuan di Asheville, North Carolina, meski para pejabat Eropa menghindari utusan Moskow.
Wakil Presiden AS JD Vance sebelumnya membahas dampak serangan Ukraina terhadap Rusia terhadap pasar global bersama Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada akhir Juli.
Serangan tersebut memaksa Moskow memperpanjang larangan ekspor diesel hingga akhir bulan. Perkembangan tersebut, ditambah dengan relatif lebih sedikitnya pengiriman bahan bakar yang melewati Selat Hormuz dibandingkan minyak mentah, semakin memperketat pasokan di seluruh dunia.
Ekspor diesel AS belakangan melonjak ke level rekor untuk mengisi kekurangan pasokan tersebut. Namun, kondisi itu menyebabkan persediaan domestik AS anjlok. Stok diesel di Pantai Timur AS kini berada di level terendah yang pernah tercatat menjelang musim dingin. Harga bensin di SPBU AS masih berada di atas US$4 per galon, tertinggi yang pernah tercatat untuk periode ini, sementara harga diesel ritel juga terus mendekati rekor tertinggi.
Ukraina kesulitan mempertahankan wilayahnya sejak invasi besar-besaran Rusia pada 2022. Serangan Ukraina terhadap fasilitas energi Rusia berhasil menekan pendapatan energi yang membantu membiayai upaya perang Kremlin, sehingga memaksa Moskow memangkas biaya dan mengalihkan alokasi pengeluarannya.
(bbn)




























