Logo Bloomberg Technoz

Harga Emas Global Hari Ini Naik ke US$4.385 Saat Dolar AS Loyo

News
03 September 2026 05:33

Pencetakan emas batangan. (Bloomberg)
Pencetakan emas batangan. (Bloomberg)

Bloomberg, Harga emas naik seiring melemahnya dolar Amerika Serikat, sementara para pedagang mempelajari pernyataan para pembuat kebijakan yang memberikan gambaran terkait arah kebijakan suku bunga bank sentral AS atau The Federal Reserve (Fed).

Harga emas naik hingga 1,6% sejalan melemahnya dolar AS akibat kenaikan tajam yen Jepang. Mata uang AS yang melemah cenderung meningkatkan daya tarik emas bagi investor asing karena harganya ditetapkan dalam dolar AS.

Sementara itu, Gubernur Fed New York, John Williams, mengatakan terdapat bukti bahwa inflasi terus mereda seiring memudarnya dampak tarif, sementara kenaikan harga energi tidak menyebar ke sektor jasa lainnya.


“Data belakangan ini cukup menggembirakan. Saya sebenarnya melihat tren inflasi perlahan-lahan menurun seiring dengan memudarnya dampak tarif,” kata Williams pada Rabu dalam wawancara dengan CNBC.

Tren yang saling berseberangan, dolar AS melemah namun harga emas di pasar spot tetap kokoh menguat. dok: Bloomberg

Data terkini memperlihatkan bahwa perusahaan-perusahaan AS menambah lapangan kerja dengan laju yang lebih moderat pada Agustus. Kevin Warsh, Gubernur Fed, pekan lalu mengakui adanya beberapa titik kekhawatiran, namun mengatakan pasar tenaga kerja secara keseluruhan konsisten dengan tingkat pengangguran penuh.