Logo Bloomberg Technoz

Harga Emas Melesat 10% di Agustus, Ini Ramalan Buat September

Hidayat Setiaji
01 September 2026 07:10

Emas batangan. dok: Bloomberg
Emas batangan. dok: Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga emas dunia melesat sepanjang perdagangan kemarin. Bagaimana proyeksi harga sang logam mulia untuk September?

Pada Senin (31/8/2026), harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 4.452,1/troy ons. Turun tipis 0,02% dibandingkan hari sebelumnya.

Akan tetapi, harga emas mampu membukukan lonjakan 10,12% sepanjang Agustus. Ini menjadi kenaikan bulanan tertinggi sejak Januari.


Lesatan harga emas terjadi pada pertengahan Agustus setelah Kementerian Keuangan Amerika Serikat (AS) mengumumkan kebijakan pembelian kembali (buyback) obligasi. Intervensi ini membuat imbal hasil (yield) surat utang Negeri Paman Sam turun, dan kemudian melemahkan kurs dolar AS.

Emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset) sehingga diuntungkan kala instrumen lain menawarkan cuan yang lebih sedikit. Selain itu, emas juga merupakan aset yang dibanderol dalam dolar AS sehingga menjadi lebih atraktif bagi investor yang memegang mata uang lain ketika greenback terdepresiasi.