Turun Tipis, Aktivitas Manufaktur RI Kembali ke Zona Kontraksi
Hidayat Setiaji
01 September 2026 07:47

Bloomberg Technoz, Jakarta - Aktivitas manufaktur Indonesia kembali masuk zona kontraksi pada Agustus. Namun koreksinya tipis dan secara umum kondisi bisnis pada kuartal III-2026 masih stabil.
Pada Selasa (1/9/2026), S&P Global mengumumkan aktivitas manufaktur Indonesia yang diukur dengan Purchasing Managers’ Index (PMI) untuk periode Agustus ada di 49.8. Turun tipis dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 50,2.
PMI di bawah 50 menandakan aktivitas yang berada di fase kontraksi, bukan ekspansi.
“PMI memang mengalami penurunan setelah terjadi perbaikan pada Juli. Ini menandakan bahwa sejauh ini, kondisi bisnis pada kuartal III-2026 masih stabil,” sebut pernyataan tertulis S&P Global.
Penurunan aktivitas manufaktur pada Agustus disebabkan oleh berkurangnya produksi dan penciptaan lapangan kerja. Produksi turun karena kompetisi yang lebih ketat, pelemahan permintaan, dan mahalnya biaya bahan baku.


































