Strategy Saylor Panaskan Mesin Pembelian Bitcoin, Borong Rp6,5 T
Redaksi
31 August 2026 20:10

Bloomberg, Perusahaan treasury Bitcoin yang dipimpin Michael Saylor, Strategy Inc., kembali melakukan pembelian Bitcoin setelah jeda selama 10 minggu.
Strategy kembali ke jalur dimana perusahaan ini awalnya dikenal secara luas dengan terus melakukan akumulasi, setelah pasar bearish kripto menekan harga sahamnya, melemahkan kepercayaan terhadap model pembiayaannya, dan memicu perombakan neraca keuangan.
Strategy membeli token senilai US$369,7 juta (setara Rp6,5 triliun) pada pekan yang berakhir 30 Agustus, menurut laporan yang dirilis Senin. Pembeli Bitcoin terbesar ini juga mengumpulkan US$602,8 juta (setara Rp10,68 triliun) melalui penjualan saham biasa untuk membiayai pembelian tersebut dan membeli kembali saham preferen senilai US$151,8 juta (setara Rp2,69 triliun).
Pembelian Bitcoin terbaru Strategy terjadi di tengah kondisi model pembiayaannya yang telah membaik secara moderat. Kembalinya harga Bitcoin ke level US$80.000 telah membantu mengangkat harga saham Strategy dan mendekatkan kapitalisasi pasar perusahaan ke nilai kepemilikan Bitcoin-nya. Perusahaan ini memegang sekitar US$73 miliar dalam bentuk Bitcoin.
Strategy telah merestrukturisasi neraca keuangannya. Pekan lalu, Strategy membentuk cadangan kas terpisah di samping cadangan yang sudah ada, sehingga memberikan fleksibilitas lebih besar kepada manajemen untuk memenuhi pembayaran dividen saham preferen, pembayaran utang, dan kebutuhan korporasi lainnya. Kedua cadangan tersebut masing-masing berjumlah US$5,1 miliar dan US$1,61 miliar.
We’re ₿ack. pic.twitter.com/ciqOaCa908
— Michael Saylor (@saylor) August 30, 2026
































