Korban Tewas Banjir di Nepal & China Tembus 955 Orang
News
01 September 2026 06:10

Emma Haidar, Dan Strumpf, dan Akriti Sharma -- Bloomberg News
Bloomberg, Setidaknya 955 orang tewas dan 4.471 orang masih dinyatakan hilang di Nepal dan China, setelah runtuhnya gletser memicu banjir dan aliran material (debris) di wilayah perbatasan, sementara tim penyelamat berjuang menjangkau komunitas-komunitas yang terisolasi.
Jumlah orang yang belum ditemukan meningkat tajam saat upaya penyelamatan memasuki hari keenam. Nepal melaporkan 939 kematian dan 3.925 orang hilang, sementara otoritas Tiongkok menyatakan 16 orang tewas dan 546 orang hilang di wilayah Gyirong, Tibet.
Bencana ini juga merusak infrastruktur penting, termasuk setidaknya 12 proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di distrik Nuwakot dan Rasuwa, Nepal, menurut Asosiasi Produsen Listrik Independen Nepal. Hingga Senin malam, data dari Otoritas Nasional Pengurangan dan Manajemen Risiko Bencana Nepal menunjukkan bahwa 639 orang hilang dari lokasi proyek PLTA saja.
Militer Nepal terus berupaya menyelamatkan orang-orang yang terjebak di dalam terowongan di beberapa proyek PLTA, kata juru bicara Angkatan Darat Nepal, Raja Ram Gautam. Tim dari Tiongkok, India, dan Afrika Selatan turut membantu angkatan darat di berbagai lokasi, ujarnya.


























