Logo Bloomberg Technoz

Investor Asing Borong BBRI Kala IHSG Finis di Jalur Hijau

Muhammad Julian Fadli
01 September 2026 08:16

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (22/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (22/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham kemarin, Senin 31 Agustus 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau dengan keberhasilan menguat 7 poin (0,11%) di posisi 6.525.

Berseberangan dengan penguatan IHSG, investor asing masih melangsungkan jual bersih (net sell) mencapai Rp710,56 miliar di perdagangan saham pasar reguler. Di seluruh pasar, investor asing net sell Rp434,22 miliar.

Adapun investor asing net sell terbesar di saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) mencapai Rp681,75 miliar. Imbas derasnya tekanan jual, saham CPIN melemah 2,61% di posisi Rp2.980/saham.

Penutupan Saham CPIN pada Senin 31 Agustus 2026 (Bloomberg)

Berikut 10 saham dengan angka net sell paling masif oleh investor asing sepanjang perdagangan kemarin:

  1. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) Rp681,75 miliar
  2. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp189,35 miliar
  3. PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) Rp129,42 miliar
  4. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp97,01 miliar
  5. PT Astra International Tbk (ASII) Rp96,68 miliar
  6. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp87,96 miliar
  7. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp78,2 miliar
  8. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp77,81 miliar
  9. PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) Rp64,76 miliar
  10. PT Bank Jago Tbk (ARTO) Rp60,96 miliar

Sementara itu, diam-diam investor asing net buy terbesar pada di PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencapai Rp371,28 miliar. Terdorong tren pembelian, saham BBRI menguat 1,88% hingga berada di posisi Rp3.250/saham.

Penutupan Saham BBRI pada Senin 31 Agustus 2026 (Bloomberg)