Logo Bloomberg Technoz

Harga Tinggi, Produsen Panel Surya Terus Kurangi Kandungan Perak

News
31 August 2026 15:30

Pekerja memeriksa sel fotovoltaik di sebuah fasilitas produksi panel surya di Campinas, negara bagian São Paulo, Brasil. (Jonne Roriz/Bloomberg)
Pekerja memeriksa sel fotovoltaik di sebuah fasilitas produksi panel surya di Campinas, negara bagian São Paulo, Brasil. (Jonne Roriz/Bloomberg)

Martin Alfonsin Larsen dan Jack Ryan - Bloomberg News

Bloomberg, Produsen panel surya terus berupaya mengurangi kandungan perak dalam produk mereka. Langkah ini mengancam sumber permintaan utama yang sebelumnya turut mendorong harga logam mulia tersebut hingga mencapai rekor tertinggi.

Menurut perkiraan BloombergNEF, permintaan perak global dari industri tenaga surya diprediksi akan turun pada 2026—penurunan yang terjadi selama dua tahun berturut-turut.


Data terbaru BNEF menunjukkan bahwa perak kini menyumbang sekitar seperlima dari biaya produksi modul surya. Meski angka ini turun dari puncaknya saat lonjakan harga pada Januari, persentase tersebut masih jauh di atas kisaran 3% hingga 5% yang berlaku sebelum 2024.

Upaya penghematan penggunaan logam ini terjadi di tengah perang harga berkepanjangan di China yang telah menggerus margin keuntungan dan memaksa produsen panel surya kecil gulung tikar. Dengan harga perak yang telah melonjak hampir 150% pada 2025, produsen memiliki dorongan kuat untuk mengurangi penggunaannya.