Logo Bloomberg Technoz

Goldman: Ekspor Minyak Teluk Sudah Pulih 66% dari Level Praperang

News
28 August 2026 12:15

Sebuah anjungan minyak lepas pantai di Ladang Minyak Salman di Teluk Persia, yang dioperasikan nasional Iran./Bloomberg-Ali Mohammadi
Sebuah anjungan minyak lepas pantai di Ladang Minyak Salman di Teluk Persia, yang dioperasikan nasional Iran./Bloomberg-Ali Mohammadi

Yongchang Chin - Bloomberg News

Bloomberg, Goldman Sachs Group Inc. menilai ekspor minyak dari Teluk Persia telah pulih hingga sekitar dua pertiga (66,67%) dari tingkat sebelum perang, sehingga membatasi dampak konflik Iran terhadap harga minyak mentah global.

Total ekspor minyak mentah dan produk minyak dari wilayah tersebut telah meningkat menjadi 15 juta hingga 16 juta barel per hari, didorong oleh peningkatan lalu lintas melalui Selat Hormuz, ungkap para analis Goldman—termasuk Daan Struyven dan Yulia Zhestkova Grigsby—dalam sebuah catatan.


Angka tersebut memang masih 7 hingga 8 juta barel di bawah tingkat sebelum konflik, tetapi jauh melampaui titik terendah sebesar 5 juta hingga 6 juta barel per hari yang tercatat pada bulan Maret, ujar mereka.

Volume minyak yang melintasi Selat Hormuz saja kemungkinan mendekati perkiraan pejabat Amerika Serikat (AS), yakni 8 juta hingga 10 juta barel per hari, kata para analis tersebut.