Kadin Desak Data RKAB Terhubung ke BMKS & DSI, Pangkas Birokrasi
Azura Yumna Ramadani Purnama
28 August 2026 12:30

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai data rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) pertambangan perlu terhubung dengan sistem Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) dan sistem ekspor satu pintu PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).
Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi, Komunikasi, dan Pemberdayaan Daerah Kadin Erwin Aksa menyatakan hal tersebut perlu dilakukan agar penambang tidak perlu memasukkan data yang sama berkali-kali ke sistem yang berbeda.
Dia juga khawatir jika data tersebut dimasukkan berkali-kali, muncul risiko ketidaksinkronan antara izin produksi, realisasi produksi, transaksi dan ekspor.
“Menurut Kadin, pemerintah perlu membangun satu ekosistem data pertambangan yang terintegrasi. RKAB seharusnya menjadi upstream data atau sumber data utama, kemudian dapat terhubung dengan sistem perdagangan, kepabeanan, DSI dan Bursa Mineral,” kata Erwin ketika dihubungi, Jumat (28/8/2026).
Dengan integrasi tersebut, lanjut Erwin, pemerintah bakal mendapatkan pengawasan yang jauh lebih baik terhadap data produksi, transaksi, dan ekspor.

































