Chip H200 Nvidia Sudah Masuk China, Namun Porsi Tak Sampai 1%
News
27 August 2026 17:50

Bloomberg, Nvidia Corp. menyatakan telah menjual sejumlah kecil chip H200 kepada pelanggan mereka di China selama kuartal terakhir, meskipun pengiriman prosesor kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) ini ke ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut masih berada di bawah batas total yang diizinkan berdasarkan otorisasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Penjualan H200 kepada pembeli asal China menyumbang kurang dari 1% dari pendapatan pusat data produsen chip tersebut untuk periode tiga bulan yang berakhir pada 26 Juli, demikian disampaikan Nvidia pada Rabu dalam laporan keuangannya.
Nvidia menambahkan bahwa mereka belum dapat menjual seluruh jumlah chip H200 ke China yang diizinkan berdasarkan lisensi pemerintah AS yang diberikan pada Januari, akibat keberatan dari pihak berwenang di Beijing.
Nvidia mencatat beban sebesar US$400 juta selama enam bulan terakhir akibat kelebihan persediaan chip H200 yang disebabkan oleh penurunan permintaan terhadap produk tersebut.
Penjualan chip ini, bersama dengan lini produk non-AI lainnya—termasuk perangkat yang terkait dengan permainan komputer—membantu menghasilkan pendapatan sebesar US$7,88 miliar dari China, hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya, kata perusahaan tersebut.
































