Logo Bloomberg Technoz

Puan Maharani Soal Pernyataan Kontroversial Budi Arie Setiadi

Dovana Hasiana
28 August 2026 10:02

Puan Maharani pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD, (14/08/2026). (YouTube Sekretariat Presiden)
Puan Maharani pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD, (14/08/2026). (YouTube Sekretariat Presiden)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani memberikan respons terhadap pernyataan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi soal potensi pelaksanaan pemilihan presiden dan wakil presiden lebih cepat dari 2029. Menurut dia, sesuai aturan, pelaksanaan Pemilu akan tetap digelar tiap lima tahun -- atau tetap pada 2029.

"Sesuai dengan konstitusi, pemerintahan berjalan sesuai aturan undang-undang per lima tahun. Jadi ikuti konstitusi yang ada," kata Puan dikutip, Rabu (27/08/2026). "Pemilu per lima tahun. Kita lakukan setiap lima tahun."

Sebelumnya, video pertemuan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dengan sejumlah relawan pendukungnya mendadak viral. Dalam pertemuan yang diduga berlangsung pada 24 Agustus lalu, Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi sempat memberikan sebuah pernyataan di hadapan para relawan.


Dia menyinggung tentang situasi politik terkini yang dilanjutkan dengan prediksi tentang potensi terjadinya pemilihan presiden dan wakil presiden yang lebih cepat atau bukan pada 2029. Dia menantang para relawan apakah siap untuk kembali memenangkan pilihan politik Jokowi jika pemilu dipercepat.

Isi Pernyataan Budi Arie di Sisi Jokowi