Logo Bloomberg Technoz

Deretan Saham Gocap Usai BEI Ingin Buka Gembok Rp50

Cahya Puteri Abdi Rabbi
27 August 2026 15:10

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (22/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (22/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rencana Bursa Efek Indonesia (BEI) menghapus batas minimum harga saham Rp50 akan membuka ruang baru bagi puluhan saham yang selama ini tertahan di level gocap.

Bagi sejumlah emiten, level Rp50 bukan sekadar harga terendah, tetapi sudah menjadi titik harga yang bertahan selama bertahun-tahun. Salah satunya PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) yang sahamnya telah terkunci di Rp50 sejak 2013.

Sementara itu, ada pula saham yang baru masuk ke level gocap pada tahun ini. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), misalnya, mulai menyentuh Rp50 pada 5 Mei 2026 dan kemudian bertahan di level tersebut.


PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) juga tercatat berada di Rp50 pada perdagangan 8 Juni 2026. Sehari setelahnya, BEI menghentikan sementara perdagangan saham ADCP di seluruh pasar.

Adapun PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO) tercatat sempat menyentuh level Rp50 pada Februari 2026. Saham tersebut kemudian kembali berada di level gocap pada periode berikutnya.