Tanggapan BWPT Soal Sengketa Grup Rajawali & Felda Malaysia
Nyoman Ary Wahyudi
28 August 2026 09:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) angkat bicara ihwal kisruh investasi dua pemegang saham besarnya yang belakangkan berlanjut ke Mahkamah Agung di Indonesia.
Adapun, dua investor raksasa BWPT FIC Properties Sdn. Bhd (FICP) dan PT Rajawali Capital International tengah bersengketa ihwal perjanjian hak jual atau put option yang belakangan ditagih FICP.
Adapun, anak usaha Federal Land Consolidation and Rehabilitation Authority (Felda) itu menang dalam sidang Arbitrase di Singapura pada 2024 lalu.
Putusan Arbitrase Singapura meminta PT Rajawali Capital International dan PT Rajawali Corpora — dua kendaraan investasi taipan Peter Sondakh — untuk membeli balik 37% saham FICP di BWPT sebagai bagian dari put option yang dimiliki investor asal Malaysia tersebut.
Hanya saja, Grup Rajawali melakukan banding ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Putusan pengadilan di Jakarta menyatakan amanat Arbitrase Singapura tidak bisa dilaksanakan atau non-eksekuatur. Putusan itu keluar Maret 2026.






























