Logo Bloomberg Technoz

Negara Teluk Pacu Produksi, Arus Minyak di Hormuz Terus Meningkat

News
28 August 2026 10:20

Kapal-kapal berlabuh di Selat Hormuz, di lepas pantai Bandar Abbas, Iran, pada 10 Agustus. Fotografer: Ali Saeedi/Getty Images via Bloomberg
Kapal-kapal berlabuh di Selat Hormuz, di lepas pantai Bandar Abbas, Iran, pada 10 Agustus. Fotografer: Ali Saeedi/Getty Images via Bloomberg

Alex Longley, Julian Lee and Yongchang Chin - Bloomberg News

Bloomberg, Arus minyak mentah yang melewati Selat Hormuz perlahan meningkat seiring dengan langkah para produsen di Timur Tengah untuk mendongkrak ekspor, meskipun terdapat ancaman berkelanjutan dari Iran terhadap pelayaran.

Peningkatan ini turut menjaga stabilitas harga minyak mentah global.


Menurut perkiraan para trader minyak yang terlibat dalam dan memantau aktivitas pengangkutan, saat ini sekitar 6 juta hingga 8 juta barel minyak mentah dikirimkan setiap harinya melalui jalur sempit (chokepoint) minyak yang vital bagi dunia ini.

Arus pengiriman sempat menurun pada bulan Juli, ketika serangkaian serangan Iran terhadap kapal tanker raksasa (supertanker) menyebabkan gagalnya gencatan senjata sementara dan meningkatkan risiko pelayaran; volume pengiriman saat ini masih berada di kisaran separuh dari tingkat sebelum masa konflik.