Logo Bloomberg Technoz

Purbaya Ungkap Risiko yang Bayangi Ekonomi RI: Geopolitik-El Niño

Pramesti Regita Cindy
28 August 2026 11:00

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers Nota Keuangan dan RAPBN 2027 di Jakarta, Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers Nota Keuangan dan RAPBN 2027 di Jakarta, Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membeberkan sejumlah risiko perekonomian global yang perlu diantisipasi pemerintah, mulai dari konflik geopolitik, fragmentasi perdagangan, proteksionisme, hingga potensi dampak El Niño dan perlambatan pertumbuhan ekonomi global.

Menurut Purbaya, perkembangan kondisi global hingga pertengahan Agustus 2026 masih sangat dinamis. Konflik Timur Tengah, khususnya eskalasi ketegangan Amerika Serikat-Iran yang masih bergejolak membayangi fluktuasi harga minyak dunia, dan kelancaran rantai pasok global.

“Fragmentasi perdagangan dan proteksionisme ini menimbulkan dilema kebijakan moneter Bank Sentral di berbagai negara,” kata Purbaya dalam Rapat Kerja DPR dengan Menteri Keuangan, Menteri PPN dan Kepala Bappenas, Menteri Hukum, dan Pjs Gubernur Bank Indonesia, Kamis (27/8/2026).


Tak cuma itu, Purbaya juga menyebut bahwa potensi dampak El Niño dan juga perlambatan pertumbuhan ekonomi dan perdagangan global menjadi risiko yang akan terus diwaspadai oleh pemerintah. 

Kondisi tersebut menurut Purbaya mendorong lembaga internasional merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi global.