Logo Bloomberg Technoz

AS Coba Jalin Hubungan dengan Korut di Saat Trump Kecam Korsel

News
19 August 2026 07:56

Presiden AS Donald Trump dan Presiden Korea Utara Kim Jong Un. (Dok. Bloomberg)
Presiden AS Donald Trump dan Presiden Korea Utara Kim Jong Un. (Dok. Bloomberg)

Soo-Hyang Choi dan Cat Barton–Bloomberg News

Bloomberg, Presiden Donald Trump menekan Korea Selatan (Korsel) —sekutu lama Amerika Serikat—terkait perdagangan dan keamanan, sementara sekali lagi ia melontarkan isyarat terbuka kepada Kim Jong Un.

Pada hari Minggu, Trump memerintahkan Pentagon untuk mengurangi skala latihan militer tahunan dengan Korea Selatan, dengan menyebutnya “tidak pantas” bagi “teman baiknya” di Korea Utara (Korut), sekaligus mengecam Seoul karena tidak cukup mendukungnya terkait Iran. 


Satu hari kemudian, pemimpin Partai Republik itu mengklaim bahwa Kim Jong Un telah menanggapi upayanya untuk mengadakan pembicaraan, dan menyebutnya sebagai perkembangan yang “sangat positif”.

Presiden AS Donald Trump, kiri, menyapa Lee Jae Myung, presiden Korea Selatan di Gedung Putih. (Sumber: Bloomberg)

Presiden Korsel Lee Jae Myung kemudian menyuarakan keluhannya sendiri terkait terhambatnya pembicaraan dengan AS soal ambisi Seoul untuk memperoleh kapal selam bertenaga nuklir pertamanya.