Logo Bloomberg Technoz

Saham–saham kesehatan, saham properti, dan saham energi menjadi pendorong penguatan IHSG bullish hingga melesat di zona hijau, dengan menguat hingga 3,09%, 2,99% dan 2,65%.

Bursa Saham Asia juga kompak menguat pada hari ini. Senada dengan KOSPI (Korea), NIKKEI 225 (Jepang), TOPIX (Jepang), Straits Times (Singapura), KOSDAQ (Korea), Shenzhen Comp. (China), PSEi (Filipina), CSI 300 (China), dan Shanghai Composite (China), yang berhasil menguat masing–masing 2,42%, 0,59%, 0,51%, 0,41%, 0,38%, 0,33%, 0,14%, 0,04%, dan 0,01%.

Salah satu sentimen yang memuluskan laju IHSG datang dari optimisme pasar mencermati paparan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD di Gedung Parlemen, dan juga Sidang Penyampaian RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan, Jumat (14/8/2026).

Presiden Prabowo menyampaikan pidato mengenai pencapaian pertumbuhan ekonomi hingga semester I–2026. Menurut Presiden, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,45% hingga 1H26, merupakan pertumbuhan tertinggi dalam 13 tahun. Sehingga Presiden optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai 6% pada tahun ini.

Terlebih lagi optimisme realisasi investasi semester I–2026 yang mencapai Rp1,010 triliun dan membuka 1,4 juta lapangan kerja baru, turut menyulut euforia pasar. 

Pemerintah juga mencatat percepatan swasembada 8 komoditas pangan dan energi melalui implementasi B50 sejak 1 Juli 2026, sementara pemangkasan 145 aturan penyaluran pupuk menjadi 1 Peraturan Presiden mendorong harga pupuk turun 20% dan laba PT Pupuk Indonesia naik 252,8% di 1H26. 

Di sisi BUMN, melansir catatan Phintraco Sekuritas, laba meningkat hampir 2x lipat menjadi Rp326 triliun pada tahun penuh 2025, disertai restrukturisasi untuk meningkatkan efisiensi dan penghematan overhead. Danantara juga terus mendorong proyek hilirisasi, sementara PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) telah mengelola devisa ekspor US$14 miliar dan melalui Bullion bank BRIS dan Pegadaian mengelola 153 ton emas senilai Rp360 triliun. 

Adapun Prabowo turut menegaskan komitmennya terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan terus dilanjutkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Sisi positifnya, MBG bakal diteruskan dengan efisiensi menyeluruh, hal ini disikapi euforia oleh pasar.

“Saya bertekad untuk teruskan MBG dengan perbaikan dan efisiensi,” ungkapnya saat pidato di Sidang Tahunan MPR RI, Jumat (14/8/2026).

Kemudian, Presiden Prabowo Subianto berpidato dalam penyampaian Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 dan Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPR RI, Jumat (14/8/2026).

Pemerintah menargetkan anggaran belanja negara mencapai Rp4.097 triliun pada 2027. Eksekutif menetapkan postur yang lebih hati-hati dengan target defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada 2027 di level 2,4% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). 

Angka ini berada di rentang atas yang ditetapkan 1,8%–2,4% saat awal penyusunan rencana anggaran negara 2027. Kendati demikian, lebih rendah dibanding target yang dipatok pada 2026 yaitu 2,68%, terlebih diproyeksi bisa mencapai 2,94% jika harga minyak dunia terus melonjak sepanjang tahun ini.

Pemerintah menetapkan target pendapatan negara mencapai Rp3.426 triliun, meningkat dari target pada 2026 yang hanya Rp3.153 triliun. Sementara itu, belanja negara mencapai Rp4.097 triliun lebih tinggi dari APBN 2026 Rp3.842 triliun

“Defisit 2,4% terhadap PDB atau Rp671,2 triliun. Ini akan kita usahakan untuk kita tekan lebih kecil lagi. Kita memahami bahwa defisit yang ideal adalah sekecil-kecilnya bahkan cita-cita kita adalah anggaran yang berimbang,” ujar Prabowo dalam pidatonya.

(fad)

No more pages