Rupiah Ditutup Menguat, Kian Dekat ke Rp17.800/US$
Tim Riset Bloomberg Technoz
14 August 2026 16:06

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah menutup perdagangan dengan menguat 0,25% ke Rp17.825/US$, meski harga minyak Brent kembali terkerek 1,61% ke US$88,47/barel.
Stabilnya nilai tukar rupiah ditopang oleh ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan fiskal dan moneter Indonesia dengan pembacaan Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.
Lewat pidato hari ini, Presiden Prabowo Subianto menyatakan komitmennya untuk meningkatkan pertumbuhan dan mendukung kesejahteraan masyarakat.
Di sisi lain, Prabowo juga mencoba kembali memulihkan kepercayaan investor, dengan mengatakan, “kami tidak anti-pasar. Kami tidak bisa seperti itu. Perekonomian didasarkan pada kekuatan pasar.”
Pernyataan tersebut setidaknya menunjukkan pengakuan Prabowo terhadap pentingnya investasi swasta, meski secara pertumbuhan ekonomi pada semester I-2026 masih lebih banyak ditopang oleh belanja pemerintah.































