Logo Bloomberg Technoz

“Dari domestik, investor cenderung wait and see menjelang pidato kenegaraan Presiden Prabowo terkait RAPBN 2027 yang akan memberikan gambaran arah kebijakan fiskal ke depan,” papar BRI Danareksa.

Adapun BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak terbatas dengan support di 6.270–6.300 dan resistance di 6.350–6.400. Secara teknikal, IHSG masih berada di area support setelah terkoreksi dari resistance, sementara MACD mulai melandai sehingga momentum penguatan belum solid.

“Pergerakan selanjutnya berpotensi cenderung sideways karena investor menunggu pidato Presiden, dengan peluang technical rebound tetap terbuka apabila support mampu dipertahankan,” papar BRI Danareksa Sekuritas.

Saham–saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah HRTA, BBTN, dan FAST.

Lebih lanjut, Mirae Asset Sekuritas Indonesia menuturkan, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan Nota Keuangan dan RAPBN 2027 pada hari ini, Jumat (14/8/2026), dengan asumsi pertumbuhan ekonomi yang telah disepakati di rentang 5,8–6,5% dan defisit 1,8–2,4% terhadap PDB. 

Tentunya, pasar akan lebih mencermati substansi kebijakan ekonomi daripada sekadar seremonial. Investor ingin melihat apakah target-target tersebut didukung oleh program yang konkret, terutama dari sisi konsumsi rumah tangga, investasi, ekspor, hilirisasi, dan pembangunan infrastruktur. 

“Semakin kredibel strategi pencapaiannya, semakin positif untuk persepsi terhadap pasar saham,” tulis Mirae Asset Sekuritas.

Dalam hal kualitas belanja pemerintah, pelaku pasar bukan hanya melihat seberapa besar APBN dibelanjakan, tetapi ke mana uang tersebut diarahkan. Tentunya investor akan mencermati belanja produktif yang dapat menciptakan multiplier effect bagi sektor swasta dan emiten.

Senada, Phintraco Sekuritas menyebut investor akan menantikan pidato kenegaraan Presiden Prabowo mengenai RAPBN 2027. 

“Secara teknikal, IHSG masih bertahan di atas MA20. Namun penyempitan histogram positif MACD berlanjut dan berpotensi mengalami death cross,” mengutip analisis Phintraco pagi hari ini.

Sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak sideways pada rentang 6.230–6.370 pada perdagangan hari ini. Saham-saham pilihan Phintraco Sekuritas adalah GGRM, BBNI, BBCA, DSSA, dan EXCL.

Kemudian CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, menguatnya bursa Wall Street dan naiknya harga beberapa komoditas diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Sementara itu, aksi jual investor asing dan sikap hati-hati investor menjelang pidato Nota Keuangan 2027 berpeluang menjadi katalis negatif bagi IHSG. 

“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 6.205–6.110 dan resistance 6.400–6.500,” terang CGS International Sekuritas.

Saham–saham pilihan versi CGS meliputi saham ICBP, CMRY, BBNI, BBCA, HMSP, dan MAPA.

(fad/aji)

No more pages