Logo Bloomberg Technoz

Dinamika IHSG Jelang Pidato Kenegaraan dan RAPBN 2027

Muhammad Julian Fadli
14 August 2026 09:33

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Jumat (14/8/2026), bergerak melemah melemah kala awal perdagangan. Pada pukul 09:01 WIB, Indeks kehilangan 5,17 poin (0,08%) ke level 6.296 di tengah bursa saham Asia yang bervariasi.

KOSDAQ (Korea Selatan), Hang Seng (Hong Kong), KLCI (Malaysia), Ho Chi Minh Stock Index (Vietnam), CSI 300 (China), Shanghai Composite (China), dan Shenzhen Comp. (China) bergerak di zona merah. Sedangkan KOSPI (Korea Selatan), NIKKEI 225 (Jepang), Topix (Jepang), TW Weighted Index (Taiwan), PSEi (Filipina), dan Straits Times (Singapura), berhasil dibuka menguat.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) usai sepuluh menit berlangsung, volume perdagangan tercatat 966 juta saham dengan nilai transaksi Rp3,13 miliar. Adapun frekuensi yang terjadi sebanyak 188.720 kali.


Sebanyak 232 saham menguat dan 247 saham melemah. Sementara 208 saham tidak bergerak.

Mencermati analisis saham pada perdagangan hari ini, BRI Danareksa Sekuritas menilai IHSG tersengat aksi profit taking setelah pengumuman hasil kajian MSCI periode Agustus. Tekanan jual juga tercermin dari net sell investor asing sebesar Rp1,39 triliun di pasar reguler pada perdagangan kemarin.