Logo Bloomberg Technoz

Asap Karhutla Ancam Kesehatan Anak, Ini 8 Rekomendasi IDAI

Dinda D
27 September 2026 16:00

Ketua IdAi Dr Piprim Basarah (Pakai Baju Hitam) di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (23/2). (Bloomberg Technoz/Dinda Decembria)
Ketua IdAi Dr Piprim Basarah (Pakai Baju Hitam) di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (23/2). (Bloomberg Technoz/Dinda Decembria)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap kesehatan anak, terutama akibat paparan asap dan partikel halus PM2.5.

Ketua Pengurus Pusat IDAI Dr. Piprim Basarah Yanuarso mengatakan anak menjadi salah satu kelompok paling rentan terhadap paparan asap karhutla.

"Karhutla bukan sekadar bencana lingkungan, tetapi juga darurat kesehatan anak dan kelompok rentan. Asap karhutla mengandung partikel halus PM2.5 yang sangat berbahaya bagi saluran pernapasan anak dan kelompok rentan," kata Piprim dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (27/09).


Ketua UKK Respirologi IDAI Dr. Wahyuni Indawati mengatakan dampak PM2.5 dari asap karhutla terhadap anak perlu diwaspadai, terutama pada anak di bawah lima tahun.

"PM2.5 dari asap kebakaran hutan dapat hingga 10 kali lebih berbahaya bagi pernapasan anak dibanding PM2.5 dari sumber lain karena komposisi kimianya memiliki potensi oksidasi dan pro-inflamasi yang lebih tinggi," ujarnya.