Logo Bloomberg Technoz

Sidang Tahunan MPR 2026

Prabowo Sebut Potongan Ojol 8% Bikin Penghasilan Driver Naik 3X

Azura Yumna Ramadani Purnama
14 August 2026 11:25

Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung beragam hasil riset dan inovasi karya anak bangsa (06/08/2026). (Dok. Sekretariat Kabinet)
Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung beragam hasil riset dan inovasi karya anak bangsa (06/08/2026). (Dok. Sekretariat Kabinet)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Prabowo mengatakan kebijakan bagi hasil ojek online (ojol) telah meningkatkan penghasilan para pengemudi (driver). Hal ini disampaikan Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD, Jumat (14/8/2026).

Sebelumnya, bagi hasil driver dengan aplikator seperti Grab dan Gojek mencapai 80% dan 20%. Setelah rekomendasi pemerintah berubah menjadi 92% dan 8%.

“Sekarang pengemudi mendapatkan 92% dari hasil mereka, dan banyak pengemudi sekarang melaporkan penghasilan mereka naik signifikan, ada yang dua kali, ada tiga kali lebih tinggi,” ungkap Prabowo.

Pengemudi ojek online (ojol) melintas di jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta, Kamis (25/6/2026). (Bloomverg Technoz/Andrean Kristianto)

Sekadar informasi, perubahan bagi hasil ojol dijanjikan oleh Prabowo pada hari buruh, 1 Mei 2026. Prabowo merasa pembagian hasil sebelumnya kurang adil sehingga diubah dan harus meningkatkan penghasilan para driver ojol.

"Pembagian pendapatan dari 80% untuk pengemudi sekarang menjadi minimal 92% untuk pengemudi," jelas Prabowo dalam pidato dalam Perayaan May Day 2026 di Lapangan Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026).