Logo Bloomberg Technoz

“Meskipun Freeport mempercepat restart smelter Manyar untuk menyerap pasokan konsentrat dari tambang Grasberg, proses ramp-up smelter baru memakan waktu dan kapasitasnya belum bisa langsung beroperasi 100%. Akibatnya, ada jeda pasokan refined cathode ke pasar global selama beberapa pekan ke depan,” kata Wahyu ketika dihubungi, Kamis (13/8/2026).

Selisih Harga Tembaga Melebar Akibat Kelangkaan Pasokan. (Bloomberg)

Bagaimanapun, dia menilai langkah Freeport mempercepat pembukaan kembali smelter keduanya bakal sedikit meredakan kekhawatiran pasokan jangka panjang.

“Namun, ketimpangan pasokan jangka pendek hingga akhir kuartal III-2026 tetap memicu panic buying dari para konsumen industri,” ungkap Wahyu.

Sekadar catatan, lebih dari 200.000 ton tembaga tiba di pelabuhan AS pada Juli, volume bulanan terbesar dalam data pengiriman IHS Markit sejak 2014. Hal ini menambah persediaan dalam jumlah besar di gudang dan pelabuhan AS, sekaligus mengurangi ketersediaan bagi pembeli di belahan dunia lain.

Arus masuk tembaga ke AS terus meningkat meskipun masih ada ketidakpastian soal rencana penerapan tarif atas tembaga olahan.

Persediaan pada pergudangan London Metal Exchange (LME) juga turun ke level terendah dalam lima bulan, dengan para pedagang menyebutkan pengiriman ke China sebagai penyebab kekurangan tembaga.

Pada saat yang sama, kadar bijih di beberapa tambang yang sudah ada terus menurun, sementara pengembangan tambang baru yang besar menjadi semakin sulit dan mahal.

Komoditas diperdagangkan senilai US$14.132 per metrik ton di LME pada hari ini, harga tembaga tercatat turun tipis 0,17% dibandingkan perdagangan hari sebelumnya.

Adapun, Freeport-McMoRan Inc. (FCX) mengungkapkan target operasional atau commercial operation date (COD) smelter katoda tembaga Freeport bakal dipercepat menjadi akhir bulan ini, usai sebelumnya ditargetkan beroperasi kembali pada September 2026.

Vice President Communications FCX Linda Hayes menjelaskan smelter yang berlokasi di kawasan industri Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE), Manyar, Gresik itu bakal dipercepat pengoperasiannya gegara smelter perdana perseroan yang dikelola PT Smelting terhenti sementara untuk dilakukan perbaikan.

“PTFI menyesuaikan jadwal pengiriman dan melakukan persiapan untuk mempercepat pengoperasian kembali smelter greenfield baru yang 100% dimiliki dan dioperasikan oleh PTFI menjadi akhir Agustus, dari sebelumnya diperkirakan kembali beroperasi pada akhir kuartal III,” kata Hayes kepada Bloomberg Technoz melalui pos-el, Rabu (12/8/2026).

Hayes menjelaskan smelter pertama PTFI yang dikelola PT Smelting harus berhenti operasi sementara per 8 Agustus 2026, sebab perlu melakukan perbaikan tungku smelter. Akan tetapi, dia tak menjelaskan penyebab dilakukannya perbaikan tersebut.

Lebih lanjut, Hayes memastikan tidak terdapat dampak yang terjadi terhadap produksi tambang dari blok Grasberg yang memasok kedua smelter tersebut.

Ihwal potensi dampak operasional gegara diperbaikinya smelter PT Smelting, Hayes menegaskan PTFI masih mengevaluasi potensi dampaknya terhadap waktu realisasi target penjualan yang telah disampaikan sebelumnya.

“PTFI sedang menilai potensi dampak waktu terhadap panduan penjualan yang sebelumnya telah dilaporkan. Dampak apa pun diperkirakan bersifat terkait dengan waktu,” ungkap Hayes.

Untuk diketahui, smelter pertama milik Freeport yakni PT Smelting ini dibangun pada 1996. Fasilitas tersebut dimiliki sebesar 66% oleh PTFI dan 34% oleh operator Mitsubishi Materials Corporation. PT Smelting terletak di Gresik, Jawa Timur dan menjadi smelter tembaga pertama di Tanah Air.

Smelter pertama milik Freeport tersebut mampu mengolah 1.30.000 ton konsentrat tembaga menjadi 342.000 ton katoda tembaga setiap tahunnya untuk memenuhi kebutuhan produksi di dalam maupun luar negeri.

Pada tahun ini Freeport menargetkan volume produksi emas sebanyak 700.000 atau setara sekitar 21 ton. Sementara itu, produksi tembaga tahun ini ditargetkan mencapai sekitar 800 juta pon.

(azr/wdh)

No more pages