DAMPAK EL NIÑO
Gangguan Produksi IMIP Diproyeksi Belum Cukup Atasi Surplus Nikel
Azura Yumna Ramadani Purnama
29 September 2026 09:40

Bloomberg Technoz, Jakarta – Analis komoditas meramal turunnya produksi besi kasar nikel atau nickel pig iron (NPI) dari PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) hingga 100.000 metrik ton (mt) belum cukup kuat mengatasi surplus pasokan nikel di pasar global.
Gangguan produksi di sentra hilirisasi nikel Sulawesi Tengah tersebut diprediksi hanya menahan laju surplus, alih-alih mengubah pasar dari surplus menjadi defisit.
Analis komoditas dan Presiden Komisaris HFX International Berjangka Sutopo Widodo mencatat Sumitomo Metal Mining memproyeksikan surplus nikel global 2026 mencapai 256.000 mt, ditopang lonjakan produksi NPI Indonesia yang diperkirakan tetap naik 4,1% menjadi 1,76 juta mt.
Pada saat yang sama, stok logam nikel di London Metal Exchange (LME) tercatat naik ke 268.314 mt pada Agustus 2026 atau masih dalam level yang tinggi.
“Jadi pemangkasan produksi di IMIP ini sifatnya lebih ke menahan laju surplus daripada mengubah pasar dari surplus jadi defisit kecuali pemangkasannya benar-benar konsisten di kisaran 30%—40% dan berlangsung lama,” kata Sutopo ketika dihubungi Bloomberg Technoz, Selasa (29/9/2026).
































