Logo Bloomberg Technoz

"Saya ingat kemarin waktu ke Kupang Kabupaten Kupang dapatnya Rp193 miliar, terus Kota Madya-nya dapat Rp17 [miliar], tapi [saya pastikan] seluruh provinsi [dapat] cukup besar," tegasnya. 

Sementara itu, ketika ditanya mengenai alokasi untuk DKI Jakarta, Purbaya mengatakan nilainya cukup besar. Namun, Jakarta dinilai memiliki kapasitas fiskal yang relatif kuat sehingga tingkat urgensi untuk memperoleh tambahan dana tidak sebesar daerah lainnya.

Sebelumnya, Purbaya juga mengatakan pemerintah turut melakukan monitoring terhadap daerah-daerah yang sedang mengalami kekurangan anggaran. Dengan adanya bantuan dari pemerintah pusat ini diharapkan akan memberikan sokongan terhadap keberlangsungan fiskal daerah. 

"Kita hitung berdasarkan anggarannya dia dan kekurangan dia seperti apa. Kan bisa dideteksi itu anggarannya seperti apa, kemudian kita hitung kekurangan seperti apa sehingga mencukupi. Jadi [dana di] daerah harusnya bisa cukup. Enggak ribut-ribut kayak kemarin lagi," jelas Purbaya.

Dalam kaitan ini, Purbaya menyebut pemerintah akan menggunakan anggaran dari  Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BA BUN) untuk kucuran dana ke pemda tersebut. Dia memastikan penyaluran dana ke pemda tidak akan mengganggu penyaluran dana ke kementerian/lembaga (K/L).

"Tentunya ada yang dikurangi sedikit. Tapi dampak ke program kementerian/lembaga pasti hampir insignificant karena ini bukan diambil dari pos kementerian/lembaga," tuturnya. 

Untuk diketahui, transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp357,4 triliun pada semester I-2026. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya terjadi kontraksi sebesar 11,2%. Saat itu realisasi TKD mencapai Rp402,5 triliun, imbasnya banyak daerah mengalami kekurangan anggaran. Terutama daerah yang masih bergantung pada transfer dari pemerintah pusat.

(lav)

No more pages