Logo Bloomberg Technoz

Dirjen Pajak Blakblakan Minta Tunda Rotasi Pegawai Era Purbaya

Ibnu Affan
17 September 2026 05:55

Eks Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. (Dian Triyuli Handoko/ Bloomberg Technoz)
Eks Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. (Dian Triyuli Handoko/ Bloomberg Technoz)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Kementerian Keuangan Bimo Wijayanto terang benderang meminta penundaan keputusan rotasi ratusan pegawainya yang dilakukan oleh Menteri Keuangan era Purbaya Yudhi Sadewa pada pekan lalu.

Menurut Bimo, permintaan tersebut dilakukan lantaran adanya sejumlah 'nama-nama ajaib' yang tidak mengikuti proses assesment maupun talent management di lingkungan Kementerian Keuangan. DJP, padahal, kata Bimo, juga Andil dalam mengusulkan sejumlah nama pegawai dalam rotasi tersebut.

"Itu kan usulan kita, rotasi. Cuman memang ada beberapa yang nama-nama ajaib yang tidak ikut proses assessment, talent management, kemudian itu yang membuat saya dan Dirjen Bea Cukai meminta untuk ditunda dahulu, dibatalkan,” kata Bimo kepada wartawan di Jakarta, Rabu (16/9/2026).


Menurut Bimo, keberadaan sejumlah nama yang tidak mengikuti proses tersebut dapat memberikan sinyal yang kurang baik bagi pegawai lain yang telah mengikuti rangkaian assessment, ujian, dan talent management yang sesuai aturan yang berlaku.

Saat ini, kata Bimo, para pegawai yang namanya masuk dalam daftar perombakan tanpa proses seleksi tersebut dipastikan batal dirotasi dan dikembalikan ke jabatan semula. Sementara, nama yang sudah sesuai dengan aturan akan tetap dirotasi.