Berapa Banyak Pengguna Face Recognition di RI, Ini Datanya
Redaksi
11 August 2026 14:55

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemanfaatan teknologi face recognition atau pengenalan wajah yang terhubung dengan data kependudukan Indonesia terus meluas. Data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri menunjukkan terdapat 667.348.734 akses pemanfaatan data menggunakan face recognition hingga 30 Juni 2026.
Angka tersebut bukan menunjukkan jumlah individu yang telah menggunakan teknologi pengenalan wajah, melainkan total akses atau pemanfaatan data oleh berbagai lembaga. Satu orang dapat tercatat dalam lebih dari satu akses apabila melakukan verifikasi identitas pada layanan yang berbeda.
Berdasarkan data Dukcapil yang dikutip Selasa (11/8/2026), perbankan menjadi kelompok lembaga dengan pemanfaatan face recognition terbesar, mencapai 299.642.054 akses atau sekitar 44,9% dari total akses.
Setelah perbankan, pemanfaatan terbesar berasal dari kelompok non kementerian/lembaga sebanyak 103.318.062 akses, lembaga kementerian sebanyak 65.221.273 akses, jasa pembayaran 55.555.061 akses, serta kelompok lain-lain sebanyak 109.499.546 akses.
Jika dilihat berdasarkan institusi, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menjadi pengguna dengan jumlah akses face recognition terbesar, yakni 72.940.051 akses.
































