IHSG Ditutup Turun 0,9%, Saham BYAN Jadi Laggard Terberat
Muhammad Julian Fadli
25 September 2026 16:55

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,9% di posisi 6.241,89 pada penutupan perdagangan Jumat (25/9/2026). Indeks Komposit ditekan performa negatif saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) hingga menjadi pemberat (laggard).
Sepanjang perdagangan IHSG terus–menerus terpeleset di zona merah. Adapun rentang perdagangan terjadi pada 6.328,41 hingga terdalam menyentuh 6.231,83.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai perdagangan mencapai Rp9,57 triliun dari 33,27 miliar saham ditransaksikan, dengan frekuensi terjadi 1,63 juta kali diperjualbelikan. Tercatat masih ada penguatan 118 saham, dan 558 saham melemah. Sisanya 117 saham stagnan.
Penyebab IHSG Melemah
Saham–saham perindustrian, saham infrastruktur, dan saham transportasi utamanya menjadi pemberat IHSG dengan tertekan mencapai 2,51%, 2,21%, dan 1,84% begitu juga saham teknologi drop 1,72%, disusul oleh pelemahan pada saham konsumen primer dengan melemah 1,36%.
Terungkap, berdasarkan data Bloomberg, melemahnya IHSG merupakan efek langsung dari tertekannya sejumlah saham big caps yang memiliki bobot besar terhadap Indeks terutama saham BYAN.































