Sebuah versi yang lebih ambisius yang didukung oleh studio desain Apple menggunakan lebih banyak kaca ketimbang logam, namun ide tersebut dibatalkan sejak awal.
Dengan pendekatan tersebut, perusahaan menghadapi masalah dalam menyambungkan panel-panel kaca tersebut. Desain tersebut tidak dapat diwujudkan ketika Apple harus mencari cara untuk memproduksinya dalam jumlah besar, masih menurut sumber-sumber tersebut.
Raksasa teknologi ini telah berupaya menciptakan tampilan baru yang menarik untuk produk andalannya, yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2007. Meskipun visi Apple untuk iPhone dengan kaca tanpa sambungan terbukti sulit untuk direalisasikan, perusahaan tersebut tetap berharap dapat membuat gebrakan tahun depan dengan evolusi dari ide aslinya.
Perwakilan Apple yang berbasis di Cupertino, California, menolak memberikan komentar.
Salah satu sumber menegaskan bahwa roadmap produk Apple tidak berubah, sekaligus membantah laporan yang dirilis pekan ini oleh Edison Lee dari Jefferies. Analis tersebut sebelumnya menyatakan bahwa iPhone berbahan kaca sepenuhnya telah dibatalkan, dengan mengutip hasil pemeriksaan rantai pasokan.
Lee juga menurunkan peringkat saham Apple, dengan alasan langkah tersebut akan menghambat upaya perusahaan untuk menawarkan smartphone dengan harga lebih tinggi.
Baca Juga: iPhone Lipat & AirPods dengan Fitur Kamera Siap Menggebrak 2027
Desain iPhone baru biasanya sudah dipastikan sekitar satu tahun sebelum peluncuran tahunan produk tersebut pada musim gugur. Ini artinya, rencana untuk tahun 2027 sudah berada dalam tahap pengujian lanjutan dan sebagian besar sudah pasti — kecuali jika terjadi kendala tak terduga yang masih mungkin terjadi.
iPhone adalah sumber pendapatan terbesar Apple, yang menyumbang sekitar setengah dari total pendapatan. Produk ini juga telah mengungguli bisnis perusahaan lainnya belakangan ini, dengan penjualan naik 22% pada kuartal lalu.
Apple berupaya mempertahankan momentum tersebut melalui even perkenalan iPhone bulan depan. Versi lipat bar—dikenal dengan iPhone Ultra— akan menjadi perubahan terbesar dalam sejarah desain produk ini.
Apple juga dijadwalkan meluncurkan model iPhone 18 Pro dan Pro Max dengan peningkatan signifikan pada kamera. Selain itu, perusahaan ini merencanakan warna merah gelap baru yang diharapkan dapat menarik perhatian publik.
Pada musim semi, Apple berencana menghadirkan iPhone 18 base model dan pembaruan untuk model dengan harga lebih terjangkau, iPhone 18e.
Apple juga akan menawarkan versi generasi kedua dari iPhone Air ultra-tipis, menurut sumber yang mengetahui rencana tersebut. Perangkat tersebut akan dilengkapi dengan kamera kedua, prosesor yang lebih baik, dan daya tahan baterai yang lebih lama.
Selain iPhone, Apple sedang mengembangkan kacamata pintar dan AirPods yang dilengkapi kamera, serta perangkat wearable dan perangkat rumah tangga berbasis kecerdasan buatan (AI) lainnya. Rangkaian produk yang sangat banyak ini diharapkan dapat memberikan dorongan bagi CEO baru, John Ternus, yang akan mulai menjabat pada 1 September.
(bbn)































