Logo Bloomberg Technoz

Penyebab Valuasi Induk Facebook Nyaris Tembus Rp35,8 Kuadriliun

News
25 September 2026 14:16

Platform media sosial Facebook dan Instagram milik Meta Platforms. dok: Bloomberg
Platform media sosial Facebook dan Instagram milik Meta Platforms. dok: Bloomberg

Bloomberg, Meta Platforms Inc. akhirnya mengalami lonjakan harga saham yang telah dinantikan para investor dimana dalam beberapa waktu ke belakang justru mengalami tekanan.

Saham induk perusahaan Facebook ini telah melonjak 36% pada bulan September menyusul peluncuran asisten AI pribadi Muse, yang dengan cepat naik ke puncak tangga lagu aplikasi dan meredam kekhawatiran bahwa pengeluaran besar-besaran untuk AI tidak akan menghasilkan.

Meta Platforms. dok: Bloomberg

Saham Meta, induk platform media sosial seperti Facebook dan Instagram, berada di jalur untuk mencatatkan bulan terbaiknya sejak Juli 2013 dan hanya berjarak sekitar 1% kenaikan untuk bergabung dengan kelompok elit perusahaan yang bernilai setidaknya US$2 triliun (setara dengan Rp35,8 kuadriliun).


“Muse membuktikan validitas strategi dan posisi AI-nya, setelah satu setengah tahun di mana harga sahamnya pada dasarnya stagnan karena orang-orang tidak tahu apakah AI akan menjadi faktor positif atau negatif secara keseluruhan,” kata Rob Biederman, co-founder dan partner di Asymmetric Capital Partners.

“Logis jika agen AI akan menjadi pintu masuk utama ke internet bagi banyak orang, yang membuat keseimbangan kekuatan berpihak pada Meta,” urai dia.

Tren harga saham Meta Platforms bak rollercoaster dan di jelang akhir September 2026 meroket.