Logo Bloomberg Technoz

Kenaikan harga minyak mentah dan membuat rupiah berbalik arah ke zona merah, menunjukkan bahwa pasar masih memberikan premi risiko terhadap rupiah dengan terkereknya harga minyak mentah. 

Meski begitu, pelemahan ini lebih bersifat konsolidasi setelah penguatan yang cukup tajam kemarin, dan bisa dikatakan belum bisa mengubah arah tren jangka pendek.

Sebab, saat ini pasar punya jangkar positif dari dalam negeri, dengan pencalonan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI, yang setidaknya sudah mengurangi ketidakpastian mengenai arah kebijakan moneter. 

Ruang gerak rupiah hari ini masih berpotensi bergerak di rentang Rp17.740-Rp17.850/US$. Apabila tekanan minyak mereda dan kepastian mengenai kepemimpinan BI terus menjaga kepercayaan investor, rupiah masih punya ruang untuk kembali menguat. 

Akan tetapi, selama harga minyak dan risiko geopolitik terus meningkat, perjalanan rupiah menuju Rp17.700 sepertinya akan jadi jalan yang jauh lebih terjal. 

(dsp)

No more pages