Logo Bloomberg Technoz

KRISIS ENERGI

Daftar Negara Atasi Krisis BBM, Cabut Subsidi hingga Kerek Harga

Redaksi
26 September 2026 10:15

Tanda 'Maaf Tidak Berfungsi' pada pompa bahan bakar minyak./Bloomberg-Daniel Acker
Tanda 'Maaf Tidak Berfungsi' pada pompa bahan bakar minyak./Bloomberg-Daniel Acker

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pasar bahan bakar global mengalami krisis tahun ini akibat dampak gabungan dari konflik Amerika Serikat (AS)-Iran dan perang antara Rusia dan Ukraina. Kelangkaan pasokan dan lonjakan bahan bakar melanda sejumlah negara di dunia.

Mengutip data dari GL Consulting—perusahaan konsultan milik Mysteel, penyedia informasi komoditas terkemuka—cadangan komersial bensin China telah mencapai level terendah sejak 2011, sementara persediaan diesel turun ke level terendah sejak 2015.

Di negara eksportir utama bahan bakar, Amerika Serikat (AS), lonjakan harga diesel sebesar 74% sejak 27 Februari—sehari sebelum perang Iran pecah—telah melampaui kenaikan harga eceran bensin sebesar 50%, berdasarkan data harga rata-rata yang dihimpun American Automobile Association.


Tak sedikit negara mulai bergerak untuk mengatasi dampak krisis bahan bakar tersebut. Mulai dari mengerek harga hingga mencabut subsidi. Ada pula negara yang tetap menggelontorkan subsidi demi meringankan beban rakyatnya di tengah guncangan energi.

Seorang pekerja mengisi bahan bakar sepeda motor di sebuah pompa bensin di Karachi, Pakistan, Kamis (30/6/2023). (Asim Hafeez/Bloomberg)

Berikut deretan negara yang memitigasi krisis bahan bakar global, yang dirangkum Bloomberg Technoz dari berbagi sumber.