Startup Asal Selaindia Baru Bikin Peternakan Sapi Dikendalikan AI
Muhammad Fikri
10 August 2026 16:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Peternakan sapi biasanya membutuhkan pagar fisik dan tenaga untuk memindahkan kawanan dari satu area ke area lain. Startup agritech asal Selandia Baru, Halter, menawarkan pendekatan berbeda melalui kalung pintar berbasis GPS, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), dan konektivitas satelit.
Halter mengembangkan sistem virtual fencing yang memungkinkan peternak membuat batas area penggembalaan secara digital melalui aplikasi. Batas tersebut kemudian diterapkan pada sapi melalui kalung pintar yang dikenakan setiap hewan.
Menurut situs resmi Halter, Senin (10/8/2026), kalung tersebut menggunakan GPS untuk melacak lokasi dan perilaku sapi selama 24 jam. Sistem juga menggunakan petunjuk suara dan getaran untuk mengarahkan sapi agar tetap berada di area yang telah ditentukan atau berpindah ke area penggembalaan berikutnya.
Peternak cukup menggambar atau mengubah batas virtual melalui aplikasi Halter. Ketika kawanan perlu dipindahkan, peternak dapat memberikan perintah dari ponsel tanpa harus datang langsung ke lokasi dan menggiring sapi.
Untuk sapi yang telah dilatih menggunakan sistem Halter, suara dari sisi kanan atau kiri kalung digunakan sebagai petunjuk arah. Jika sapi mengabaikan suara tersebut dan keluar dari area virtual, sistem dapat memberikan pulsa listrik berenergi rendah sebagai koreksi. Halter menyebut energinya hanya sekitar sepersepuluh dari batas maksimum yang diatur untuk pagar listrik.





























