Logo Bloomberg Technoz

Paramount Janji Rilis 30 Film per Tahun jika Akuisisi Warner Bros

News
10 August 2026 10:50

Papan nama Paramount di Times Square di New York, AS, Selasa (9/12/2025). (Michael Nagle/Bloomberg)
Papan nama Paramount di Times Square di New York, AS, Selasa (9/12/2025). (Michael Nagle/Bloomberg)

Lucas Shaw dan Thomas Buckley - Bloomberg News

Bloomberg, Paramount Skydance Corp. telah sepakat untuk menandatangani kontrak dengan jaringan bioskop besar yang menjamin perusahaan akan merilis 30 film per tahun di bioskop jika mengakuisisi Warner Bros. Discovery Inc., menurut orang-orang yang mengetahui masalah tersebut.

Paramount telah menawarkan perjanjian berdurasi tiga tahun kepada AMC Entertainment Holdings Inc. dan Regal Cinemas milik Cineworld Group, dua jaringan bioskop terbesar di dunia. Perjanjian tersebut mewajibkan Paramount menayangkan film-filmnya secara eksklusif di bioskop selama sedikitnya 45 hari, menurut orang-orang yang meminta identitasnya dirahasiakan karena perjanjian tersebut bersifat privat. Film-film tersebut juga tidak akan tersedia untuk ditonton melalui layanan streaming online selama sedikitnya 90 hari.


Chief Executive Officer Paramount, David Ellison sebelumnya telah menyampaikan komitmen serupa secara terbuka, tetapi komitmen tertulis tersebut memberikan jaminan bahwa dia tidak akan mengubah pendiriannya di kemudian hari. Jika Paramount tidak memenuhi kewajibannya, perusahaan akan menghadapi sanksi, menurut orang-orang tersebut.

Perjanjian tersebut dapat menjadi model untuk menyelesaikan gugatan antimonopoli yang diajukan oleh 12 negara bagian AS untuk berupaya menghentikan akuisisi Warner Bros. senilai US$110 miliar oleh Paramount. Paramount sebelumnya telah mencoba bernegosiasi untuk mencapai penyelesaian dengan Jaksa Agung California Rob Bonta, yang memimpin gugatan yang diajukan oleh negara-negara bagian tersebut.