“Apakah Surpres sudah diserahkan? I don’t know [saya tidak tahu],” imbuhnya.
Dihubungi terpisah, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Mohamad Hekal mengaku juga belum mengetahui ihwal Surpres yang dikirimkan Prabowo ke DPR. Komisi XI, kata dia, akan mengadakan fit and proper test setelah mendapatkan penugasan resmi.
“Saya enggak tahu persis. Komisi XI bisa mengadakan fit and proper test kalau sudah dapat penugasan resmi,” terangnya.
Diketahui, DPR menjalani masa reses sejak Rabu (22/7/2026) hingga Kamis (13/8/2026), setelah digelarnya rapat paripurna penutupan masa persidangan V tahun sidang 2025-2026 di Gedung Nusantara II, Jakarta.
Pada Jumat (14/8/2026) Prabowo akan berpidato mengenai Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPR.
Istana Godok Nama Calon Gubernur
Sebelumnya diberitakan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengeklaim Prabowo belum menentukan pilihan akhir soal nama atau daftar nama calon Gubernur BI untuk menggantikan Perry Warjiyo.
Meski demikian, kata dia, presiden sudah memanggil dan atau mengajak diskusi beberapa tokoh ekonomi. Beberapa nama di antaranya berpotensi masuk bursa calon bos BI yang baru.
Politikus Partai Gerindra tersebut memang enggan mendetilkan daftar nama yang telah atau akan dipanggil presiden. Namun, dia tak menampik Prabowo mempertimbangkan Penjabat Gubernur BI Sementara Destry Damayanti untuk menjadi pejabat definitif.
"Kalau pertanyaannya apakah Ibu Destry salah satu yang dipertimbangkan atau nama yang termasuk dibahas? Ya, bisa kami sampaikan itu sudah pasti sebagai pejabat gubernur sementara," ujar Prasetyo kepada awak media, Jumat (7/8/2026).
Dia mengklaim tak mengetahui kapan presiden akan mengambil keputusan soal nama calon Gubernur BI. Termasuk potensi presiden mengirimkan Surpres ke DPR.
"Dalam kaitannya nanti pada waktunya yang sesuai dengan mekanisme yang sudah diatur, mengajukan ke DPR mengenai calon gubernur BI definitif. Namun sampai hari ini tidak ada keputusan atau belum ada surpresnya," ujar dia.
Selain Destry, Prasetyo juga tak menampik presiden sempat berdiskusi dengan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan 2012-2017, Muliaman Hadad. Namun, dia enggan mempertegas apakah Muliaman juga masuk dalam bursa calon Gubernur BI yang akan diajukan; atau menjadi salah satu tokoh yang dimintai pertimbangan.
"Ada beberapa nama. Banyak," kata dia.
(mfd/ell)



























