DAMPAK EL NIÑO
Produksi Besi Kasar Nikel Dikabarkan Drop 100.000 Ton, IMIP Jawab
Azura Yumna Ramadani Purnama
23 September 2026 08:50

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) mengonfirmasi sejumlah smelter nikel di kawasan industrinya mengalami penurunan produksi, termasuk fasilitas pirometalurgi berbasis rotary kiln electric furnace (RKEF) yang memproduksi besi kasar nikel atau nickel pig iron (NPI).
Kendati begitu, IMIP mengklaim masih menghitung penurunan produksi dari setiap perusahaan di kawasan dan belum dapat mengonfirmasi produksi NPI dari kawasan IMIP turun sekitar 100.000 ton—seperti yang dikabarkan Bloomberg News.
Head of Media Relations PT IMIP Dedy Kurniawan menyatakan penurunan produksi terjadi gegara fenomena El Niño menyebabkan penurunan debit air sungai di sekitar sentra nikel IMIP.
Dia tidak menampik PT IMIP selaku pengelola kawasan bersama sejumlah tenant memang tengah melakukan penyesuaian target produksi dan mengupayakan sejumlah alternatif sumber pasokan air cadangan guna meminimalkan dampak.
“Kondisi inilah yang memengaruhi beberapa smelter di Kawasan IMIP mengalami penurunan termasuk pada produksi NPI. Namun, mengenai jumlah penurunannya, kami belum mendapatkan angka pasti dari para tenant yang beroperasi di kawasan PT IMIP,” kata Deddy ketika dimintai konfirmasi Bloomberg Technoz, Selasa (22/9/2026).































