Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Ditutup Menguat, Minat Tinggi pada SRBI Topang Sentimen

Tim Riset Bloomberg Technoz
07 August 2026 15:32

Karyawan merapihkan mata uang rupiah dan dolar AS di tempat penukaran mata uang di Jakarta, Senin (27/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan merapihkan mata uang rupiah dan dolar AS di tempat penukaran mata uang di Jakarta, Senin (27/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah menguat 0,16% dan menutup perdagangan pekan ini di posisi Rp17.890/US$, bersama sebagian mata uang Asia di zona hijau. 

Rupiah berbalik arah dan menguat pada perdagangan Jumat (7/8/2026). (Bloomberg)

Rupiah berbalik arah setelah dibuka melemah di posisi Rp17.937/US$, tertopang oleh pergerakan di pasar Surat Utang Negara (SUN) yang mengalami penguatan pada sebagian tenor. 

Penurunan yield tenor 10 tahun 0,6 basis poin (bps) ke level 7,27%, tenor 1 tahun yang ikut turun 5,2 bps ke 7,02% memperkuat posisi rupiah hari ini. 


Di samping, Bank Indonesia (BI) hari ini melakukan lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan meraup Rp5 triliun. Dalam lelang hari ini, minat investor melonjak signifikan dari Rp17,51 triliun menjadi Rp45,12 triliun. 

Dengan minat yang tinggi, investor juga bersedia menerima yield yang lebih rendah dibandingkan lelang sebelumnya.