Logo Bloomberg Technoz

Pemerintah Siapkan Ekosistem Industri, Singgung BUMN Tekstil

Ibnu Affan
22 September 2026 16:20

Pengunjung melihat produk kain di salah satu toko tekstil di Pasar Mayestik, Jakarta, Selasa (14/4/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pengunjung melihat produk kain di salah satu toko tekstil di Pasar Mayestik, Jakarta, Selasa (14/4/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah tengah mengkaji kemungkinan untuk mengambil peran dalam pertumbuhan industri manufaktur, sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu menyerap lapangan kerja.

Kepala Badan Pengatur (BP) BUMN Donny Oskaria mengatakan, hal ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam mempercepat pertumbuhan industri padat karya.

"Kita mau pemerintah itu ingin dan percaya bahwa pertumbuhan ekonomi itu harus di-drive oleh industri. Karena selama ini negara maju itu semua pasti basisnya manufacture," ujar Dony kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/9/2026).


Donny, yang juga Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara mengatakan, pemerintah ingin terlebih dahulu membangun ekosistem industri yang sehat agar nanti dapat berkembangan lebih cepat. Dirinya kemudian mempertimbangkan opsi melibatkan kembali BUMN tekstil.

Dengan begitu, pemerintah tidak hanya mempertimbangkan produksi massal saja, melainkan juga perlu melihat kondisi pasar seperti akan memenuhi kebutuhan domestik saja atau juga memperluas pasar ekspor.