Logo Bloomberg Technoz

Kondisi ini mencerminkan persepsi risiko terhadap aset rupiah mulai membaik dan kepercayaan investor terhadap instrumen keuangan domestik masih terjaga.

Yield SRBI tenor 6 bulan tercatat turun 1,4 bps ke 7,18%, tenor 9 bulan turun 1,6 bps ke 7,4%, dan tenor 12 bulan turun 4,45 bps ke 7,59%. 

Sebagian mata uang Asia menguat, pada hari Jumat (7/8/2026). (Bloomberg)

Dari kawasan, rupiah menguat di posisi kedua setelah won Korea Selatan, dan disusul dolar Singapura, yuan China, dan ringgit Malaysia juga yen Jepang. 

Meski harga minyak mentah masih terbilang tinggi di US$83/barel, namun kabar bahwa kesepakatan perdamaian Amerika Serikat (AS) dan Iran direspons positif oleh pelaku pasar. 

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengatakan pada Rabu malam bahwa kesepakatan terkait Selat Hormuz sudah dekat dan pemerintahannya terus berkomunikasi dengan Iran. 

"Kami sedang berbicara. Kita lihat saja nanti apa yang akan terjadi," ujar Trump dalam sebuah kampanye di Las Vegas, seperti dikutip Bloomberg News. 

Kesepakatan antara Iran dan Oman untuk membuka kembali sebagian jalur pelayaran di Selat Hormuz dikabarkan telah memasuki tahap akhir, dengan kesepahaman secara prinsip telah tercapai untuk hampir seluruh isu yang dibahas. 

Sejalan dengan kemajuan ini, indeks dolar AS juga relatif terkendali di level 99,96. 

(riset)

No more pages