Logo Bloomberg Technoz

Selain memantau permodalan, OJK juga terus memperkuat pengawasan terhadap industri pinjaman daring. Sepanjang Juli 2026, regulator menjatuhkan sanksi administratif kepada 39 penyelenggara pindar atas pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku.

Agusman juga memaparkan kinerja sektor pembiayaan secara keseluruhan. Piutang pembiayaan perusahaan pembiayaan tercatat tumbuh 1,88% YoY menjadi Rp511,26 triliun pada Juni 2026, didorong peningkatan pembiayaan modal kerja sebesar 6,36% YoY.

Sementara itu profil risiko perusahaan pembiayaan masih terjaga dengan rasio Non-Performing Financing (NPF) gross sebesar 3,01% dan NPF net sebesar 0,81%. Adapun gearing ratio perusahaan pembiayaan berada di level 2,14 kali, jauh di bawah batas maksimum 10 kali.

Di industri pergadaian, penyaluran pembiayaan melonjak 54,47% YoY menjadi Rp162,26 triliun. Sebanyak Rp136,88 triliun atau 84,36% dari total pembiayaan tersebut berasal dari produk gadai. Sementara itu, pembiayaan modal ventura masih mengalami kontraksi 0,48% YoY menjadi Rp16,48 triliun.

(ain)

No more pages