Logo Bloomberg Technoz

Inflasi Juli yang melambat jadi 2,88% secara tahunan, lebih rendah dari konsensus pasar, memberi sinyal bahwa tekanan harga setidaknya masih berada dalam koridor target Bank Indonesia (BI). 

Bahkan, secara bulanan Indonesia mencatat deflasi sebesar 0,14%, didorong oleh normalisasi harga sejumlah komoditas pangan, setelah sempat meningkat pada bulan-bulan sebelumnya. Normalisasi ini tertopang oleh musim panen pada sejumlah komoditas. 

“Informasi yang dapat kami himpun bahwa di bulan ini, bawang merah, cabai merah, dan cabai rawit sedang mengalami panen di beberapa sentra, sehingga stoknya melimpah,” kata Ateng Hartono, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS dalam rilis BPS, Senin (3/8/2026).

Meski begitu, Ekonom Bloomberg Economics, Tamara Henderson, memperkirakan inflasi akan kembali meningkat hingga melampaui target BI 1,5%-3,5% sebelum akhir kuartal III.

“Kenaikan harga minyak masih terus merambat di sepanjang rantai pasok, sementara fenomena El Nino diperkirakan akan kembali mendorong inflasi pangan,” kata Henderson, dalam catatannya. 

(dsp)

No more pages