Logo Bloomberg Technoz

Ketatnya Pasokan Tembaga Reda Usai 2 Smelter Freeport Beroperasi

Redaksi
17 September 2026 18:50

Smelter tembaga./dok. Bloomberg
Smelter tembaga./dok. Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Dua smelter tembaga milik Freeport di Gresik, Jawa Timur telah kembali beroperasi. Kabar ini meredakan ketatnya pasokan tembaga olahan seiring berakhirnya kondisi backwardation di London Metal Exchange (LME).

Melansir Shanghai Metals Market, Kamis (17/9/2026), selisih harga tembaga LME untuk kontrak spot terhadap harga kontrak tiga bulan telah turun dari backwardation lebih dari US$500 per ton pada pertengahan Agustus menjadi contango sekitar US$86 per ton pada pertengahan September.

Kondisi ini menandakan ada pelonggaran yang signifikan pada kelangkaan pasokan spot saat ini.


Selisih harga antara Comex dan LME juga telah menyempit secara tajam.

Smelter PT Smelting, dengan kapasitas katoda tembaga sekitar 342.000 ton per tahun, telah kembali beroperasi secara normal setelah sempat berhenti selama sekitar dua minggu pada Agustus lalu untuk memperbaiki tanur.