Logo Bloomberg Technoz

Suku Bunga The FED Naik, Kemenkeu Diversifikasi Pembiayaan Global

Ibnu Affan
17 September 2026 21:00

Ilustrasi Pasar Obligasi (Diolah)
Ilustrasi Pasar Obligasi (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan tetap mewaspadai dampak kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) atau Federal Fund Rate (FFR), yang juga berpotensi mendorong penyesuaian harga (repricing) pada penerbitan surat utang pemerintah di pasar global.

Meski begitu, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung mengatakan, pemerintah menilai bahwa penyesuaian tersebut masih berada dalam batas yang wajar.

"Ya ini saya kira itu tentu saja ada repricing ya, tapi saya kira kita masih dalam level yang wajar lah," kata Juda kepada wartawan di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (17/9/2026).


Juda mengatakan, pemerintah juga masih tetap membuka opsi diversifikasi instrumen dan sumber pembiayaan utang global untuk mengantisipasi dinamika pasar keuangan internasional.

Juda menyebut penerbitan Panda Bond, yakni surat utang berdenominasi yuan masih tetap menjadi salah satu instrumen yang dipertahankan pemerintah. "Oh iya itu tetap, tetap Panda Bond tetap," ujarnya.